Laman

Jumat, 05 Agustus 2011

Menjadi cerdas dengan bertanya

Ketidaktahuan kita terhadap sesuatu membuat kita bingung dan cenderung membuat kita tenang, salah satu hal yang bisa membuat kita tahu adalah belajar dan mencari tahu, tapi pertanyaanya bagaimana cara kita memulai? Salah satu cara yang paling ampuh adalah dengan bertanya, ya hanya sekedar bertanya, saya punya keyakinan apapun yang kita tanyakan passti akan dijawab oleh tuhan lewat alam semestanya, ya dari tiba-tiba kita mendapat ilham, tiba-tiba ada orang lain yang memberitahu, dan berbagai macam hal yang tidak kita sangka.

Menurut psichocybernetics alam bawah sadar kita itu seperti peluru kendali, selalu mengarahkan ke target yang dituju, karena peluru kendali tersebut punya kendali yang selalu megarahkannya ke tujuan. Demikian pula ketika kita bertanya, jawaban dari jawaban pertanyaan kita adalah target dari peluru kendali tersebut, ketika kita sudah bertanya tunggu saja pasti suatu saat  akan menemukan jawaban dari pertanyaan kita tersebut.

Ya apapun pertanyaan anda pasti akan terjawab, dari pola yang seperti ini kita hendaknya hati-hati  terhadap apa yang kita tanyakan kepada tuhan dan alam semesta. Kadang ketika kita merasa susah kadang-kadang kita bertanya kenapa ya kok hidup saya susah terus?? Kenapa yak dagangan kok gag laku-laku? Dan pertanyaan negative-negatif lainnya.

Bagaimana memanfaatkan hal ini menjadi sesuatu yang mengungkan bagi kita?? (ini juga salah satu  contoh pertanyaan lho…). Menurut saya kita harus mempunyai prinsip dan pendirian dulu, prinsip  saya apapun yang terjadi mau bagus atau jelek, mau enak atau gag enak, mau banyak atau sedikit, mau susah atau senang, apapun itu harus membuat saya senantiasa lebih baik lagi dari hari sebelumnya, ketika sudah punya perinsip ini barulah bikin pertanyaan-pertanyaan yang memberdayakan kita. Pertanyaan yang memberdayakan maksudnya pertanyaan yang mampu menimbulkan state emosi positif. Contohnya, kita menjadi semangat, kita menjadi lebih bersyukur, kita menjadi lebih tenang, dll.

Nah  setelah kamu baca tulisan ini, coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pasti akan banyak perubahan yang terjadi. Hidup menjadi lebih menyenangkan, hidup akan lebih bahagia lagi. saya juga sedang menerapkan hal ini, pertanyan saya hal bagus apa yang akan saya alami ketika harus bekerja jauh dari keluarga seperti saat ini?? Dan sekarang sudah mulai terjawab, dan sedang menunggu serial berikutnya yang lebih seru dan menyenangkan.

Rabu, 20 Juli 2011

Ini Ceritaku, Mana ceritamu??

Sedikit share tentang perjalanan pertama memenuhi panggilan tugas bekerja di Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Direktorat yang dikenal pola mutasinya bisa kemana aja kalau sekarang di Nusatenggara besoknya tiba-tiba kerja di Padang. Memang menakutkan tatapi dari sini kami bisa mengenal Negara ini lebih dekat dan bisa merasakan tinggal diberbagai tempat di Negeri ini. Pengalaman yang luar biasa dasyat dan gag disangka-sangka.
Tanggal 12 juli 2011, tepatnya hari Jumat tepat seminggu sebelum prajab gelombang I kami para magangers dipanggil ke kantor pusat dengan judul undangannya akan ada sosialisasi tentang Diklat Prajabatan yang akan kami laksanakan, tapi setelah kita berkumpul kok anehnya ada orang kepegawaian disana (eks. Gedung MK, disamping kantor Pusat  Perbendaharaan) dan dari situ tercium kalo penempatan bakal sebentar lagi, soalnya dulu sudah pernah ada yang ngomong kalo suatu saat dikumpulkan semua trus banyak orang kepegawaian disitu, itu cirri-ciri kalo mau penempatan, entah siapa yang ngomong saya lupa yang jelas kakak kelas pastinya. saya tetap mencoba menenangkan diri dan mencoba menafsirkan itu hanya perkiraan aja, gag mungkin secepat ini pikir saya. Tapi ternyata sore itu penempatan benar-benar sudah keluar.
Teknis pengumumannya masing-masing anak dipanggil dan diberi amplop coklat yang disitu isinya SK CPNS dan SK penempatan, tempat dimana masing-masing dari kita ditempatkan. Berhubung nama depan saya huruf y, urutan kedua dari belakang ya terpaksa dipanggilnya terakhir-akhir (sudah biasa sejak SD..hehehehe) sambil harap-harap cemas, saya liat penempatan teman2 yang SKnya udah dibagi duluan, ada yang senang karena tempatnya sesuai keinginan, ada yang teriak2(terutama cewek2) karena penempatan buat cewek2 pun terhitung jauh dari home base mereka.. (alias keluar jawa semua)..
Setelah saya mendapat amplok coklat itu, saya buka amplop dan saya membaca tulisan Ruteng. Hal yang pertama dibenak saya ruteng itu dimana ya? (maklum gag terkenal wkwkwkwk) tiba ada yang nyelutuk kalo ruteng itu di NTB ya kemudian saya telp Ibu saya kalo saya penempatan di NTB, tapi ternyata salah. Setelah ketemu teman saya Asbun, david, dan Depi yang ternyata sama2 ditugaskan di Ruteng saya baru tahu kalo ruteng tu di daerah NTT. Jauh benar pikir saya..
Setelah hari jumat yang mengejutkan itu, Kami diberi waktu satu minggu untuk lapor ke kantor kami yang baru, sempat shock juga sih. Cepat banget rasanya harus meninggalkan kota Jakarta, kota yang luar biasa bagi saya, kota yang memberikan kemudahan akses belajar apa saja. Bersyukur sekali melewatkan tiga tahun di Jakarta kemarin ketika kuliah, banyak hal yang bisa dipelajari dan didapatkan.. (malah cur col… hehehe)..
Tepat saat menyiapkan perpindahan muncul kegalauan, tiba-tiba dompet saya satu-satunya jatuh di jalan. Isinya mulai dari ATM sampai surat-surat berharga, daripada pusing langsung saya blokir kartu atm saya dan kemudian cari surat kehilangan di polisi, waktu yang seharusnya persiapan pindah digunain untuk cari2 surat kehilangan tadi.. poofhhh….  Tiba-tiba malam2 ada yang bilang saya dicari satpam komplek.. dan ternyata dompet saya dibalikin dalam keadaan utuh tanpa berkurang apapun, senang sekali si Doi ketemu lagi. Langsung deh isi uang di dompet saya sodorkan buat si penemu tadi.. dan hati gembira kembali..,hehehehe
Untungnya saya senin ketika wajib lapor itu saya dapat jatah diklat prajabatan di Malang, diklat prajabatan yang selama dua minggu itu menghadirkan banyak cerita seru, dan pengalaman tak terlupakan. Mulai dari kelas yang disukai para dosen karena aktif sekali, kalau diskusi kita aktif kalo materi kita ngantuk bahkan tidur..wkwkwk.. buka kelas malam tiap malam, isi kelas malam curhat tentang kegalauan teman2… biasaya masalah romansa… Malang kota yang indah buat melancong ketika ada jeda waktu buat pesiar ya keluar dari main ke Mall, karoke, BNS, ampe kebun binatang modern jatim park 2.. Prajab gelombang 1 BDK malang memang tak terlupakan.
Untuk yang mengikuti prajab gelombang 1, boleh masuk kantor hari rabu.. kebijakan yang oke banget dah, waktu yang hanya sejenak itu saya manfaatkan pulang kampong ke Magelang, cukuplah untuk meminta restu orang tua untuk bekal di tempat baru nanti, dan ibu malah bikini “bancaan” sebagai rasa syukur.
Disini perjalanan dimulai, dari berangkat pagi-pagi buta menuju bandara Adisucipto Jogja, ternyata sampai disana Garuda G250 tujuan denpasar harus delay sampai hampir jam sepuluh, hampir dua jam  setelah jadwal.. nikmati saja pikir saya, perjalanan ke tempat kerja yang baru pertama ini saya lakukan sendiri, teman-teman yang sama-sama di Ruteng sudah berangkat terlebih dahulu karena mereka diklat digelombang ke-dua dan ke-empat gelombang berikutnya,
Buat ngilangin jenuh sendirian selama di perjalanan saya ditemani buku Provokasinya Pak Prasetya M. Brata lumayan untuk ngilangin jenuh diperjalanan.. sampai di Bali langsung ambil barang trus checkin lagi ganti pesawat, karena pesawat ke labuhan bajo menggunakan pesawat yang berbeda pesawat yang lebih kecil daripada pesawat jurusan Denpasar tadi. Gara2 delay tadi jadi musti cepat-cepat ganti pesawatnya,, waktu di bus bandara tiba-tiba saya liat dua orang yang saya familiar mukanya, kayaknya pernah liat, saya coba samperi dan Tanya bapak2 dari perbendaharaan ya? Mau kemana pak? Tanya saya.. saya dari perbendaharaan juga pak, baru mau berangkat penempatan… kata saya lagi.. kita Mau Monitoring ke Ruteng, ternyata kedua bapak tadi dari kantor pusat yang mau monitoring ke kantor baru saya.. Subhanallah dalam hati saya.. dapat teman dijalan satu tujuan,,wkwkwk.. akhirnya gag jadi sendirian deh dapet teman jalan.. alhamdulillah..
Ruteng berada di Nusa Tenggara Timur, pulau Flores, tepatnnya di Kabupaten Manggarai Timur. Kalau jalurnya bisa ditempuh melalui dua jalur pesawat, pertama pesawat yang melalui labuhan bajo (bandara pulau Komodo), kemudian pesawat yang langsung ke ruteng sendiri,tapi pesawat Cuma melayani Rute Kupang-Ruteng saja. Ruteng terletak di daerah pegunungan dengak ketinggan sekitar 1200 dpl, tempat yang paling dingin di Nusatenggara Timur. Disini cukup ramai, kalau malam sepi, udara dingin sekali jadi lebih pada memilih untuk tetap menghangatkan diri dirumah.
Seminggu berada disini kegiatan hiburan sementara masih olahraga saja jadwalnya seminggu tiga kali badminton, jogging kalau pagi, trus tennis tiap sabtu, minggu. Kalau gag olah raga badan rasanya lemes aja.. darah membeku kali,, hehehehe..
Bersambung…

Jumat, 11 Maret 2011

Kala

Mencoba menjawab pertanyaan dari teman saya, sahabat saya Bayu purnomo yang sekarang tinggal di Surabaya, “ada saran bagaimana membagi waktu biar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin?” kurang lebih begitu pertanyaannya, akan coba saya jawab, walaupun jawabannya ngaco dan hanya dilihat dari sudut pandang yang terlalalu subjektif yaitu sudut pandang saya sendiri. Walaupun mungkin jauh dari sempurna semoga note saya kali ini bisa membantu memberikan sedikit jawaban,

Bagaimana cara membagi waktu??

Jawaban saya: Waktu kok di bagi, emang waktu bisa dibagi?hehehe. Beneran kan nyleneh dan tidak masuk akal jawabannya. Dan kenapa orang kok selama ini cenderung tidak bisa membagi waktu, ya emang tidak bisa dibagi.
Menurut saya bukan masalah membagi waktu, tapi bagaimana menata diri kita agar bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Subjeknya diri kita bukan waktu itu sendiri, sehari waktu tak bisa ditambah dan tidak bisa kurang dari 24 jam (tambahan sama pengurangan aja gag bisa apalagi pembagian... hehehe). Pokoknya sudah Flat, segitu ya segitu gag bisa dikompromi.  Ketika kita sudah sadar bahwa subjek disini adalah kita,  ya kita, kita yang mengatur diri kita sendiri.
Bagaimana cara menata diri kita, adalah dengan membiasakan diri selalu dalam kesadaran ekstra bahwa waktu adalah suatu yang tak ternilai harganya yang tak akan kembali walau kita membayar berapapun jumlahnya rugi ketika kita tidak memanfaatkan sebaik mungkin.

 Alasan lain adalah Orang yang paling beruntung adalah orang yang hari esok lebih baik dari hari ini, dan hari ini lebih baik daripada hari kemarin, bagi saya yang dimaksud “lebih baik” itu berarti dari sisi ilmu bertambah, kebijaksanaan bertambah, teman bertambah, segala yang baik bertambah dalam diri dan kehidupan saya setiap hari. Dan silahkan menambah definisi sendiri apa yang mau bertambah.. anda mau lebih untung 24 kali lipat sehari nya? Atau berapa kali lipat seharinya bisa kita tentukan sendiri seberapa untung anda. Kalau ingin untung 24 kali lipat lebih banyak ya kita ubah definisinya satu jam yang akan datang harus lebih baik dengan jam ini, dan jam sekarang ini lebih baik daripada sejam yang lalu,, mau berapa kali lipatnya?? Terserah anda..

Ketika bicara untung dan rugi, bawah sadar kita selalu berusaha mencari keuntungan sebanyak mungkin dan minghindari kerugian sebesar mungkin. Yah tanamka saja ke bawah sadar anda, rilekskan tubuh anda dan berfikir lah apa keuntungan2 ketika anda memanfaatkan waktu, menggunakan waktu sebaik mungkin, lihat ketika anda bisa menggunakan waktu sebaik mungkin teman anda bertambah, bisnis anda berkembang, profit bisa berlipat-lipat lagi, ilmu2 baru dikepala, dan bayangkan juga ketakutan yang terjadi ketika anda hanya sante2 saja, membuang waktu percuma, dll. Liat efek negatifnya.. dan sim salabim tiba-tiba kok semangat semakin tumbuh untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

 Dalam cerita jawa, cerita tentang Betara Kala, cerita rakyat jawa ketika gerhana bulan sang bulan sedang dimakan sama si betara kala, ketika itu anak-anak kecil keluar bermain, bernyanyi agar bulan dikembalikan lagi. Betara itu ”buto” atau bisa dibilang mahluk yang jahat dan Kala itu artinya waktu,  mite ini sebenarnya kiasan saja, musuh kita sebenarnya adalah waktu.. waktu yang tidak dimanfaatkan, waktu yang terbuang sia-sia. Yup waktu terus berputar, jangan sampai ketika kita sadar nanti kita menemukan diri kita tidak berbuat apa-apa, tidak berkarya apa-apa, dan tiba-tiba mati tak berbekas.

_salam Yepe Adi