Laman

Sabtu, 11 Februari 2012

Memanfaatkan ilmu yang sedikit ini

Pertanyaannya bagaimana cara memanfaatkan ilmu yang sedikit ini, ntar lah kalau ilmunya sudah banyak baru praktek, ntarlah kalau udah dapat gelar baru memulai, ntarlah nunggu waktu yang tepat untuk memulai ngumpulin ilmu dulu.. hehehe

Ini alasan2 bijak yang keliatannya bagus, tapi dibalik itu malah membuat diri kita ngak maju2 ke level kualitas yang lebih tinggi, yah sebenarnya yang kita perlukan bagaimana dengan ilmu yang sedikit ini, dengan ilmu yang sudah kita tahu tapi bisa kita manfaatkan secara otimal untuk diri kita sendiri dan orang lain. Selain skill kita meningkat, percepatan akan pembelajaran akan terjadi disini. Ketika kita berpraktek kita akan menemukan ternyata nyatanya kadang gag sesuai dengan teori ya, makanya diperlukan fleksibilitas dan improvisasi disini, hal ini tentunya tidak bisa kita temukan kalau kita cuma teori saja tanpa praktek langsung. Bahkan ketika ketika masih mempelajari tingkat basic kemudian mendapatkan kesulitan yang sebenarnya ada di level intermediete bahkan advance pun kita pasti bakal penasaran dan mencari jawabannya. Luar biasa bukan, kita udah lebih cepat dibandingakan yang gag mau mempraktekan.

Pernah saya berbincang dengan seorang sahabat, mengenai apa bedanya trainer dan trainee, triner artinya One who trains; an instructor; especially, one who trains or prepares men, horses, etc., for exercises requiring physical agility and strength.  Trainer seorang adalah seorang instruktur yang pekerjaannya melatih bisa orang, bisa binatang agar punya kemampuan. Sedangkan trainee someone who is being trained, artinya seseorang yang melakukan latihan. Arti yang berbeda, mungkin banyak diantara kita yang mempunyai cita-cita sebagai seorang trainer. Nah kalau kita mau menjadi seorang trainer yang baik sebaiknya punya jam tinggi, pengalaman yang banyak, dll.. dan seorang trainer pun harus banyak belajar untuk menjadi seorang triner yang baik, ada kalanya seorang triner sengaja menjadi trainee dalam proses trinernya. Jadi seorang yang mengajar untuk belajar,.

Nah kenapa ya kita kok cenderung gag mau praktek? Tarik nafas sejenak, rilekskan diri kita dulu, dan mulai cari kenapa kita cenderung gitu.. kebanyakan dari kita termasuk tipe orang yang “sok prefeksionis” nunggu sempurna dulu baru jalan, sebenarnya prefeksionis ini yang paling berbahaya dalam kita mau memulai dalam berkarya. Kalau menurut saya kalau kita masih dalam tataran belajar, jalan ya jalan aja dulu.. mengenai masalah kita pikir sambil jalan(hehe.. mikir pake otak kanan) karena dari trial dan eror ilmu bakalan lebih nyantel.

Mulai saja apa yang ingin kita lakukan, jalani aja, mengikuti semboyan sepatu olah raga nike “just do it” yah simple.. lakukan.. sebuah proses pembelajaran yang luar biasa akan kita dapatkan disini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar